Aktivitas Kami

liputan berbagai aktivitas litbang

Note From Visiting Litbang :
Cabang Banjarnegara, 11-13 Desember 2023

Tim Divisi Litbang BPR BKK Jateng berkunjung ke Dinas Koperasi UMKM Banjarnegara dan diterima langsung oleh Kepala Dinasnya Bapak Adi Cahyono (12/12/2023).

Hari Pertama:
Sinar pagi yang terang di Senin ceria, seakan memberikan pesan bahwa hidup harus terus diperjuangkan agar terus lebih baik. Tepat pukul 08.30 kami bertiga tim divisi Litbang BPR BKK Jateng bertolak menuju kantor DMI (Dewan Masjid Indonesia) di komplek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang. Sesampai di lokasi, kami diterima Pak Edy pengurus DMI. "Terima kasih rawuhipun", demikian Pak Edy membuka percakapan. Kami sengaja ke kantor DMI Propinsi dengan satu tujuan utama mengajak kerjasama terkait dengan pelatihan manajemen masjid. Yang di dalamnya tentu terkait dengan manajemen keuangan masjid. Setelah satu jam kami berbincang, DMI mendukung penuh rencana Divisi Litbang untuk mewujudkan rencana tersebut. Bahkan, Pak Edy akan mempertemukan dengan Ketua DMI Jawa Tengah Prof Ahmad Rofiq yg saat ini sedang berada di Turki. "Ketika beliau pulang ke Indonesia, nanti saya akan berkabar ke panjenengan", begitu pesan singkat pak Edy mewakili pengurus DMI Jawa Tengah. Kami pun, berfoto sebelum kami pamit pulang. "Semoga niat baik ini Allah wujudkan", amin, demikian pesan singkat Kepala Divisi Litbang menutup pembicaraa. Rencana kerjasama antara BKK dan DMI ini meliputi kerjasama pelatihan manajemen masjid, pemberian dan pelatihan software laporan keuangan masjid dan manajemen mutu masjid. Yang terakhir ini, BKK Jateng menggandeng Takmir Masjid Agung Demak yang saat ini sudah memiliki sertifikasi iso 9001 manajemen mutu masjid. Setelah bertemu dengan pengurus DMI Jateng, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Banjarnegara. Setelah 4 (empat) jam perjalanan kami akhirnya sampai di Kantor Cabang Banjarnegara. Kami pun bergegas menuju hotel Surya Yudha untuk check in selama beberapa hari tugas di Banjarnegara. Setelah rehat dan sholat sebentar, kami pun langsung bertolak ke Kantor Cabang Banjarnegara. Sesampai di lokasi, kami berbincang dengan Kepala Cabang Banjarnegara, Eko Fitriyanto. Isi perbincangan lebih pada rencana aksi divisi litbang ketika di Banjarnegara. Setelah 1 jam berbincang, dan jam dinding menunjukkan pukul 17.00, kami pun pamitan dan dilanjutkan keesokan harinya. (Bersambung)

Kunjungan Tim Divisi Litbang BPR BKK Jateng ke Kantor Kementerian Agama Banjarnegara dan Ditemui Kepala Dinas Kemenagnya langsung Bapak Karsono (13/12/2023).

Hari Kedua:
Jarum jam menunjukkan pukul 08.00 dan kami bertiga langsung menuju ke kantor cabang banjarnegara untuk meeting dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Banyumas, Kepala Cabang, Kepala Kantor Kas dan Kebid Operasional. Selama 2 jam kami paparkan program-program kerja divisi litbang, diselingi dengan tanya jawab dan diskusi. Agar pimpinan di kantor cabang Banjarnegara bisa mengerti dan memahami. Kami pun, melanjutkan perjalanan menuju kantor kas Pasar Wage sebagai kunjungan kedua setelah kunjungan hari pertama di kantor cabang Banjarnegara. Di kantor kas pasar wage, kami menemukan meja teller perlu diperbaiki. Selain itu corporate colour juga belum terlihat denhan jelas. Kondisinya pun sudah baik hanya perlu perbaikan di sisi kebersihan kantor. Kepala kantor kas pun sudah berusia di atas 50 tahun. Daftar kunjungan nasabah setiap hari kurang dari 15 orang. Sehingga penambahan CS belum begitu perlu disegerakan. Setelah 1 jam kami diskusi dan berbincang, kami lanjut menuju kantor kas Bawang. Jarak antara pasar wage dan bawang sekitar 10 kilo meter. Kondisi KK Bawang juga sama. Banking hall-nya belum menunjukkan corporate colour identity BPR BKK Jateng, biru dan orange. Kunjungan ke kantor kas pun juga tdk banyak. Rata-rata tiap hari antara 10-15 orang. Pasukan kantor kas baik AO Dana dan AO Kredit tiap hari pick-up menjemput nasabah untuk bertransaksi. Rata-rata nasabah di lembagaì pendidikan dan pedagang pasar. Setelah 1 jam di kantor kas bawang, kami pun langsung melanjutkan perjalanan menuju kantor kas Sigaluh. Di kantor kas ini, terasa sepi di banding 2 kas sebelumnya. Lokasinya yang agak jauh dari pasar dan pemukiman, menjadikan kantor kas Sigaluh sepi pengunjung. Rata-rata kunjungan nasabah hanya 5-10 orang. Kebanyakan nasabah dipick up oleh AO dana dan AO kredit. Setelah 1 jam lamanya kami melihat, memotret kondisi kantor, dan berbincang dengan karyawan atau kepala kantor kas, kami pun melanjutkan perjalanan menuju kantor kas Batur yang letaknya di atas pegunungan. Selama lebih dari 3 jam kami menempuh perjalanan naik turun gunung dan hutan, kami pun sampai ke Kantor Kas Batur. Hawa dingin menyapa kedatangan kami di pukul 14.30 WIB. "Berapa jumlah kunjuntan nasabah tiap hari mbak", tanyaku ke Teller. "Rara-rata bisa sampai 30 dan kalau ramai juga lbh dari 50 orang", begitu jawabnya. Dari sinilah, kami menyimpulkan meski lokasi kantor kas di ujung pegunungan, namun kantor kas inilah yang paling ramai dikunjungi nasabah untuk transaksi. "Saya memilih BKK Jateng, karena kami merasa dianggap seperti keluarga. Dilayani dengan baik", begitu cerita salah satu nasabah ketika dimintai jawaban kenapa memilih BKK Jateng. Kami pun tersenyum bahagia dan melanjutkan perjalanan. Selanjutnya kami bertiga berkunjung ke kantor-kantor Dinas di Banjarnegara. Diawali dengan berkunjung ke kantor dinas UMKM dan ditemui oleh Bapak Adi selalu kepala dinas koperasi dan UMKM Banjarnegara. Sambutan hangat dan dukungan penuh diberikan kepada kami ketika kami ajak kerjasama terkait dengan UMKM Binaan di wilayah Banjarnegara. Setelah 1.5 jam kami berdiskusi dan berdialog, kami pun melanjutkan ke takmir Masjid Agung Banjarnegara dan ditemui ketuanya Bapak Fahmi Hisyam. Ajakan kami untuk berkolaborasi disambut dengan baik dan akan dimusyawarahkan dengan Ketua Yayasana masjid. "Kami setiap bulan dari dana infaq masjid bisa terkumpul Rp. 80-an juta per bulan", begitu Fahmi Hisyam menjelaskan. Setelah kami jelaskan maksud dan tujuan kolaborasi, dan disambut dengan baik, kami pun melanjutkan perjalanan. (Bersamsung).

Tim Divisi Litbang BPR BKK Jateng silaturahim di rumah ketua takmir Masjid Agung Banjarnegara, Bapak Fahmi Hisyam (13/12/2023). Dalam rangka rencana kerjasama pembukaan rekening infak masjid agung di BKK Jateng.

Hari Ketiga:
Setelah berdiskusi dengan tim, kami pun sepakat untuk menutup kunjungan hari ketiga ke kantor-kantor dinas melanjutkan kunjungan hari kedua. Pertama tujuan kami ke kantor dikbud Banjarnegara. Di kantor dikbud kami diterima kepala dinasnya langsung dan kami dijelaskan terkait kerjasama dan data-data yang diminta. Setelah 30 menit perbincangan, kami pun melanjutkan perjalanan menuju kantor cabang dinas pendidikan wilayah sembilan dan diterima dengan baik oleh Kabidnya. Kami pun mendapatkan informasi berharga terkait dengan jumlah data lembaga sekolah menengah atas dan sederajat. Agar kami bisa langsung ke kantor di Jl Pemuda semarang. Karena di kantor banjarnegara menginduk ke kantor wilayah di Jl Pemuda. Setelah selesai kami pun bergegas melanjutkan perjalanan ke kantor kemenag Banjarnegara. Kami berempat langsung menuju kantor kemenag dan diterima pada pukul 13.00 WIB. "Assalamualaikum bapak", "Waalaikumsalam, mari silahkan masuk" demikian jawab front liner dengan ramah. Kami berempat bersama kepala cabang banjarnegara, dipersilahkan masuk ke ruangan kerja Kepala Dinas Kemenag, Bapak Karsono. Kami pun saling memperkenalkan diri, berdiskusi, dan berbincang efektif. Hasilnya, kantor kemenag menudukunh penuh ajakan kerjasama dengan BKM (badan kesejahteraan masjid) di bawah kemenag dan akan mendukung penuh apa yang kami butuhkan. Data-data yang kami minta pun diberikan dan kami juga diperkenalkan dengan pengurus yamg mengurusi BKM. "Saya merasa inilah fungsi bank yang sesungguhnya, memasukan antara fungsi bisnis dan kemanfaatan masyarakat" begitu ucap Karsono menyambut kedatangan kami berempat. Kami pun bersyukur bahwa apa yang menjadi tujuan kami di Banjarnegara bisa kami dapatkan dan kami catat untuk kita buatkan langkah konkret demi kemjuan BKK Jateng dan masyarakat di wilayah Banjarnegara.*** (amb)

Note From Visiting Litbang:
Cabang Demak, 4-5 Desember 2023

Tim Divisi Litbang BPR BKK Jateng berkunjung ke Takmir Masjid Agung Demak dan ditemui oleh Ketua Takmirnya langsung Bpk KH. Abdullah Syifa' beserta pengurus Masjid Agung Demak. (5/12/2023)

Seni pagi, tepat pukul 09.00 kami bertiga tim divisi litbang berangkat ke Demak. Tujuan kami adalah ke BPR BKK Jateng cabang Demak dan 5 (lima) kantor kas Demak di hari pertama. Di hari kedua kami akan berkunjung ke dinas UMKM, dinas pertanian, dinas kelautan dan perikanan, dan takmir masjid agung Demak. Kami bertiga bersyukur, selama 2hari 1 malam kami berasa di demak mendapatkan hasil yang membahagiaan antara lain: pertama, dengan aset 180M dengan karyawan total 80-an , mampu menghasilkan laba pertahun 10M . Ini menunjukkan bisnis di cabang Demak menunjukkan angka tdk mengecewakan. Dari sinilah, kami divisi litbang akan membentuk model bisnis yang PAS untuk kantor cabang Demak. Kedua, setelah berkunjung ke lima kantor kas dan 1 kantor cabang, kami yakin bahwa fokus kabupaten demak akan lebih produktid jika sayap kreditnya difokuskan ke business model pertanian dengan segala kebutuhan yang ada, model bisnis masjid dan model bisnis nelayan dengan segala tantangan-tantangan seperti yang disampaikan oleh kabid dinas kelautan dan perikanan, Bapak Sulchan kepada kami berempat.

Dengan 3 model bisnis tersebut diharapkan 2024 dan seterusnya BKK Cabang Demak akan semakim fokus pada khittah bisnisnya melayani ekonomi rakyat. Ketiga, kami berempat ketika berkunjung ke takmir masjid agung demak sungguh takjub! Masjid kebanggaan masyarakat Demak selain telah memperoleh iso 9001 manajemen mutu pengelolaan masjid juga setiap bulannya tidak kurang ada 400-500juta mampu dikumpulkan dari para peziarah dan jamaah yang hadir di masjid agung maupu makam-makam para auliya, demikian ungkap Bapak KH Abdullah Syifa selaku ketua takmir masjid. Ini membuktikan bahwa, pemberdayaan masjid di kabupaten demak adalah conditio sine qua non yang mutlak dilakukan. Sehingga, masjid tidak saja sebagai tempat ibadah namun lebih penting dari itu sebagai tempat untuk pemberdayaan ekonomi ummat dan penghapusan kemiskinan amin. (amb).

Note From Visiting Litbang:
Cabang Sukoharjo, 29-1 Desember 2023

Tim Divisi Litbang PT BPT BKK Jateng bersama Kapala Cabang Sukoharjo, Bp Widodo berkunjung ke Dinas Perekonomian dan UMKM Kabupaten Sukoharjo. Dalam kunjungan tersebut ditemui oleh Tim UMKM dan Perekonomian Pemkab Sukoharjo Mb Syifa dan jajarannya. (30/12/23)

Untuk menjalankan kewajiban di divisi litbang dan memenuhi rencana program kerja yang sudah dibuat dan disampaikan dewan direksi PT BPR BKK Jateng Perseroda, pada rabu, 29 Nov 2023, tim divisi litbang yang dipimpin Abdul Muid Badrun SE ME, berkunjung ke Kantor Cabang Sukoharjo. Berangkat pukul 11.00 AM, bersama Kabid Pengembangan Teknologi Adi dan Staf Litbang Tata, tim bertolak menuju Sukoharjo Makmur. Setelah 1.5 jam perjalanan dengan diiringi sholat dhuhur di rest area Salatiga, akhirnya sampai tujuan pada pukul 13.00 PM. Widodo selaku kepala cabang BPR BKK Jateng Cabang Sukoharjo menyambutnya dengan ramah dan penuh bahagia. Pada pukul 13.30, dilanjut dengan ramah tamah dengan semua karyawan Cabang Sukoharjo. Pada 14.00-17.00 WIB, agenda meeting dengan Cabang Sukoharjo dengan menghasilkan beberapa point meeting antara lain: Pertama, penjelasan kenapa divisi litbang datang ke Kantor Cabang (KC) Sukoharjo. Kedua, apa program kerja divisi litbang 2024. Ketiga, bagaimana divisi litbang hadir untuk MELAYANI semua kantor cabang, termasuk Cabang Sukoharjo. Keempat, support divisi litbang pada divisi pemasaran dan bisnis agar makin glowing di 2024. Dan kelima, bagaimana divisi litbang membangun "BKK BIG DATA" untuk memperkuat pertumbuhan bisnis PT BPR BKK Jateng Perseroda.

Setelah pemaparan yang disampaikan Kepala Divisi Litbang, dilanjutkan forum diskusi dan tanya jawab. Dengan suasana penuh kekeluargaan, kami bersyukur atas semangat dan dukungan yg disampaikan Kepala Cabang Sukoharjo, Widodo kepada Divisi Litbang.

Keesokan harinya, Kamis, 30 Nov 2023, kami bertiga tancap gas langsung ke 5 kantor kas yang jarak satu kantor kas dengan kantor kas lain cukup memakan waktu. Why? Divisi Litbang ingin memotret beberapa point penting dari kunjungan ke 5 kantor kas Tawangsari, kantor kas Gatak, kantor kas Nguter, kantor kas Weru dan kantor kas Bulu. Dari kunjungan kelima kantor kas cabang Sukoharjo ini diperoleh data dan informasi antara lain: Pertama, Rata-rata frontliner di 5 kantor kas berusia di atas 35 tahun. Bahkan ada yang 3 tahun lagi memasuki masa pensiun. Kedua, beberapa kondisi kantor kas belum mencerminkan corporate identity sebagai kantor kas BPR BKK Jateng. Mulai dari corporate colour, office view, termasuk kondisi banking hall yang tidak seragam antara kantor kas satu dengan lainnya. Ketiga, jumlah kunjungan di 4 kantor kas rata-rata 10-15 orang per hari. Hanya kantor kas Gatak yang bisa mencapai 30-40 orang per hari. Keempat, di bangking hall belum ada name desk teller, CS secara merata. Kelima, kondisi AC perlu peremajaan di 5 kantor kas, terutama kantor kas Bulu dan kantor kas Weru. Keenam, papan nama kantor kas tidak semua ada. Ketujuh, lokasi kantor kas yang sewa di kantor kecamatan masih belum maksimal dalam melayani nasabah. Kedelapan, layanan service excellent juga belum maksimal diterapkam. Dan kesembilan, beberapa kondisi kantor kas juga ada yang bocor ketika terjadi hujan. Dari hasil kunjungan ini, kami divisi litbang akan menyusun data base internal sebagai bahan evaluasi agar tujuan BPR BKK Jateng tidak jauh panggang dari api.

Selain BKK BIG DATA, Divisi litbang juga akan membangun kerjasama dengan dinas kabupaten Sukoharjo untuk membentuk UMKM Binaan BKK. Kami bersyukur, karena sambutan dinas perekonomian kabupaten sukoharjo sangat hangat dan welcome. Sehingga, kami bisa langsung tancap gas untuk segera mewujudkan UMKM Binaan dari 11 klaster UMKM Pemkab Sukoharjo. Dari sinilah, nanti diharapkan, linkage dengan divisi bisnis dan pemasaran BPR BKK Jateng bisa semakin baik dan mampu mencapai target yang diberikan. Inilah tugas-tugas divisi litbang dengan data akan mampu memastikan proses kredit maupun dana semakin sehat dan terus lebih baik

Kunjungan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa , Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemprov Jateng

Tim Divisi Litbang PT BPR BKK Jateng berkunjung ke Dinas Dispermades Provinsi Jawa Tengah dan ditemui langsung ke Bpk Nur Cholish di kantornya (21/11/2023).

Dalam upaya membangun program bkk big data, divisi litbang pada Selasa, 21 November 2023, yang dipimpin oleh Abdul Muid Badrun SE ME bersama Kabid Pengembangan Teknologi Adi Kurniawan dan Staf Litbang Tata Oktavi mengunjungi kantor Dispermades Dukcapil Provinsi Jawa Tengah. Dalam kunjungannya tersebut, ditemui oleh Bapak Nur Cholish selaku sekretaris dinas. Dalam perbincangan selama kurang lebih 1 jam, Nur Cholish menyambut hangat, niat Divisi Litbang untuk membangun BKK Big Data. "Kami sangat bahagia jika  bid data itu bisa dibuat oleh BKK Jateng. Kami sarankan bisa bertemu Ibu Rina di Kominfo Jawa Tengah", ujarnya. 

Selain itu, Nur Cholish juga memberikan kontak-kontak phone yang bisa dihubungi untuk memperkuat data-data divisi litbang agar sesuai dengan harapan. "Saya sarankan bisa ketemu dengan mas Wahyu terkait dengan soft copy buku Dispermades 2023 dan ini kontaknya untuk dihubungi lebih lanjut", pesannya. Kami bersyukur bahwa niat besar divisi litbang membangun BKK Big Data didukung penuh oleh banyak instansi di provinsi Jawa Tengah. "Kita patut bersyukur, karena hari ini jadwal kunjungan kita ke beberapa dinas disambut baik. Semoga ini mampu memompa semangat kita untuk fokus membiat BKK Big Data terbaik untuk disajikan ke masyarakat dan untuk kemajuan BPR BKK Jateng", jelas Abdul memberikan motivasi pada timnya.*** (amb)

Kunjungan ke Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Jateng

Tim Divisi Litbang PT BPR BKK Jateng brrkunjung ke Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jateng dan ditemui langsung Kabid Koperasi Bpk Bima Kartika di ruang kerjanya (21/11/2023).

Buletin BKK Jateng - Tepat pukul 11.30 WIB, kami dari Divisi Litbang BPR BKK Jateng diterima dengan baik oleh Bima Kartika SH MM, selaku Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah. Selama kurang lebih 2 (dua) jam kami berbincang dan bertukar pikiran. "Di Jawa Tengah ini banyak potensi bisa digali sebagai data", kata Pak Bima. "Salah satu yang menjadi andalan program kami adalah "One Village One Product/OVOP" dan ini perlu diteruskan dan kita bisa bergandengan tangan dengan BPR BKK", tambahnya. Yah, dalam usia menginjak 5 tahun konsolidasi BPR BKK Jateng di 2024 nanti, Manajemen BPR BKK menugaskan divisi litbang menjadi divisi yang mampu menyiapkan database yang berguna untuk kepentingan divisi bisnis. "Inilah mengapa, kami bertiga silaturahim pertama kali ke Pemprov Jateng dan akan dilanjutkan kembali ambil data ke 28 cabang BPR BKK di seluruh cabang di Jawa Tengah" tambah AMB selalu Kadiv Litbang. Dari sinilah, diharapkan divisi litbang mampu berkontribusi maksimal pada kemajuan BPR BKK Jateng 2024 mendatang.

Menurut Pak Bima, demikian biasa dipanggil: "Saat ini big data sangat diperlukan terutama di industri keuangan". Menurutnya: "Jika BPR BKK mampu menguasai data-data yang update dan baik, maka BKK Jateng akan menjadi pemenang dalam persaingan", demikian tambahnya. Selain itu, Pak Bima juga memberikan saran dan rekomendasi data-data mana yang perlu diambil untuk kemajuan BKK Jateng. Sebelum kami pamit pulang, kami diberi kontak phone kepala bagian yang membidangi langsung sektor UMKM. Kami pun senang dan mengucapkan terima kasih. Lalu kami pamitan dengan satu harapan: "Smoga kita bisa terus bekerja sama terutama di sektor-sektor unggulan yang datanya akan diberikan". Terima kasih pak Bima, jawab kami.*** (amb)